IAIN Raden Intan Bandar Lampung Kunjungi UAD
Selasa (29/11/2011), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bandar Lampung singgah di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Persinggahan ke UAD merupakan persinggahan ke-2 yang dilakukan oleh 108 mahasiswa KKL (Kuliah Kerja Lapangan) Tadris Bahasa Inggris (TBI) semester 5.
Saat ditemui Iqbal Khizbullah menyampaikan ini merupakan mata kuliah wajib bagi kami. Nilainya sama dengan 2 sks. Ini merupakan kunjungan kedua kami ke UAD, setelah sebelumnya kami singgah di IAIN Malang.
“Setelah ini perjalanan akan dilanjutkan ke Bandung. Kami akan singgah di tempat rekreasi, Tangkuban Perahu”, penjelasan mahasiswa kelahiran Banyuwangi yang menjadi ketua acara perjalanan tersebut.
“Untuk tempat wisata, sebenarnya kami sudah singgah di Borobudur sebelum merapat di IAIN Malang. Tapi kawan-kawan ingin singgah ke Bandung. Mereka ingin merasakan indahnya Tangkuban Perahu di sana. Saya pun demikian.” Tutupnya dengan senyuman.
Perjalanan yang didampingi oleh enam dosen dan satu Kajur (kepala Jurusan) ini mengunjungi program studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UAD yang bertempat di kampus UAD II, Jl. Pramuka, Umbulharjo Yogyakarta. Pertemuan sederhana dan singkat terasa amat hangat dari lambaian yang dilempar oleh semua mahasiswa.
“Saya sangat senang bisa berkunjung di UAD. Secara fisik, UAD sudah semakin pesat. Terlepas dari keadaan yang sekarang sedang dihadapi PBI (Pendidikan Bahasa Inggris) UAD, Saya banyak mendengar cerita tentang prestasi mereka yang gemilang. Ada beberapa mahasiswa mereka yang telah go Internasional, beasiswa ke Amerika. Itu prestasi yang sangat luar biasa. Itulah harapan kami, semoga prestasi itu bisa tertular pada mahasiswa kami. Amin.” papar Bambang Irfani, M.Pd., Kajur yang ikut dalam perjalanan tersebut. (IHS)



Kita tidak butuh orang pintar tetapi orang konsisten. Satu prinsip yang dipegang teguh oleh Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini ternyata tidak main-main. Hal ini ditunjukkan dengan keteguhan para peserta palatihan yang diadakan Sabtu dan Minggu (19-20/2011) di daerah Argo Buah Mangunana, Imogiri, Yogyakarta. Acara yang dikemas dengan mencoba mendekatkan para peserta dengan alam ini memang dikonsep dengan menjadikan alam sebagai partner untuk terus menjalankan kehidupan.
Banyak orang yang salah mengartikan tentang industri dan sering dilihat dalam kaca mata sempit sebagai pabrik. Padahal sesungguhnya dapat diartikan secara luas yaitu mulai dari industri yang menghasilkan produk-barang fisik (manufaktur) sampai produk jasa (service) yang non-fisik. Kesalahan pemahaman yang sering terjadi di masyarakat ini harus diluruskan. Oleh karena itu, mengingat betapa pentingnya peran industri dalam masyarakat, maka Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kerja sama dengan pihak Kecamatan Kotagede untuk mengadakan sebuah pelatihan.