Tabligh Akbar, Tandai Economic Expo ke-5

Rangkaian Economic Expo ke-5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dibuka dengan acara tabligh akbar. Acara yang berlangsung di Masjid Islamic Center kampus 4 UAD, Selasa (7/11/2017) mendatangkan publik figur sekaligus ustadzah, Oki Setiana Dewi. Tema yang diangkat adalah “Menjadi Pribadi yang Lebih Baik untuk Menginspirasi Indonesia”.

Wakil Rektor 3 UAD, Dr. Abdul Fadlil, M.T., sangat mengapresiasi kinerja panitia dan peserta yang memenuhi kompleks masjid untuk mengikuti tabligh akbar.

“Kami mengapresiasi FEB yang telah rutin menyelenggarakan Economic Expo. Terima kasih kepada panitia dan seluruh peserta, baik mahasiswa maupun masyarakat sekitar. Semoga acara ini dapat memotivasi, memberi inspirasi agar ke depannya menjadi pribadi yang lebih baik,” terang Fadlil dalam sambutannya.

Ia juga mengimbau agar mahasiswa tetap belajar dan meningkatkan potensi akademis maupun nonakademis yang diiringi dengan ilmu agama. Sebab menurutnya, ilmu saja tidak berarti apabila tidak dibarengi dengan nilai-nilai yang berkaitan dengan agama. (ard)

1171 Lulusan UAD Diwisuda Hari Ini

Pada wisuda periode November 2017, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta meluluskan 1171 wisudawan. 1104 di antaranya merupakan jenjang Strata 1 (S1) dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,4. Sementara 67 lainnya dari jenjang Strata 2 (S2) dengah IPK rata-rata 3,6. Sampai saat ini, program Pascasarjana UAD telah mewisuda 1133 lulusan. Total alumni UAD mencapai 41808 orang.

Rektor UAD, Dr. Kasiyarno, M.Hum., dalam sambutannya mengucapkan selamat atas keberhasilan para wisudawan menyelesaikan studi dan memperoleh gelar kesarjanaan dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

“Semoga sukses selalu menyertai Saudara sekalian. Khusus Bapak Ibu orang tua atau wali wisudawan, dengan berakhirnya pendidikan putra putrinya di UAD, perkenankan kami menyerahkan kembali kepada Bapak Ibu. Terima kasih atas kepercayaannya kepada UAD.”

Kasiyarno berharap, gelar sarjana dan kemusliman yang diperoleh di UAD dapat menambah kebahagiaan keluarga dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia menginginkan agar silaturahmi antara UAD dan keluarga alumni tetap tersambung sampai masa-masa yang akan datang.

Produktif Bersama Alam

Pelatihan Pengolahan Ubi dan Seminar Daur Uang Sampah diselenggarakan di Islamic Center kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Ahad (5/11/2017). Acara ini merupakan kerja sama Program Studi Biologi (Prodi Biologi) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Biologi (HMPS Biologi). Diikuti oleh 125 peserta, acara tersebut mengangkat tema “Cipta Mahasiswa Produktif melalui Perubahan Bersama Alam”. Materi tentang pengolahan ubi diisi oleh Tim Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) yang terdiri atas Isana Arum Primasari, S.T., M.T., Ika Dyah Kumalasari, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Amalya Nurul Khairi, S.T.P., M.Sc. Sementara itu, seminar daur ulang sampah diisi oleh dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes.

Yunita Putri Kusriyani selaku sie acara menjelaskan bahwa acara tahunan ini terselenggara dengan tujuan memberikan informasi kepada mahasiswa tentang berbagai cara mengolah ubi dan mendaur ulang sampah.

“Sumber daya alam lokal kita sangat melimpah, terutama ubi atau singkong, lebih khususnya lagi di daerah Gunungkidul. Selama ini, singkong masih diolah dengan sederhana. Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan informasi bahwa singkong juga dapat diolah menjadi produk dengan daya jual yang tinggi,” jelasnya.

Pemilihan Tim LPM sebagai pembicara pada pelatihan pengolahan ubi dilandasi atas kompetensi yang dimiliki LPM UAD selama ini. Salah satu produk olahan singkong LPM UAD adalah tepung mocaf yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti tepung terigu. Selain itu, pemilihan Surahma Asti Mulasari sebagai pemateri pada seminar daur ulang sampah pun berlandaskan dari pengabdian dan prestasi yang telah dicapainya.

“Semua pemateri dalam acara ini memiliki kompetensi yang luar biasa dalam bidangnya. Kami berharap seluruh peserta dapat menerapkan hasil pelatihan ini dengan maksimal di masyarakat. Saya mewakili panitia berharap seluruh peserta yang berpartisipasi dapat menyebarluaskan ilmunya kepada masyarakat bahwa singkong dapat diolah menjadi produk yang bagus dan berdaya jual tinggi. Sampah pun bukan sekadar barang buangan karena peserta dapat mendaur ulang sampah dengan baik sebagaimana pengetahuan yang didapatkan dari acara ini,” tutupnya.

FKIP Fest, Ajang Silaturahmi Antarprodi

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merayakan milad ke-57 di kampus 2, Jln. Pramuka 42, Sidikan, Yogyakarta. Acara bertajuk FKIP Fest ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa. Pembukaan acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Dekan dan pelepasan 57 balon warna-warni sesuai dengan warna khas 9 program studi FKIP.

Dari keterangan ketua panitia, Ihwani Narzuki, FKIP Fest merupakan ajang untuk silaturahmi antarprodi yang ada di FKIP. “Pada kegiatan ini, kami mengadakan beberapa perlombaan dan mengadakan permainan tradisional. Tujuannya untuk nostalgia dan mempelajari filosofi permainan tradisional.”

Sementara Wakil Dekan FKIP, Dr. Suparman, M.Si.,DEA., mengingatkan mahasiswa agar terus meningkatkan prestasi, khususnya mahasiswa baru.

“Saat ini, 5 dari 9 program studi di FKIP sudah terakreditasi A. Dengan demikian, salah satu cara untuk mempertahankan adalah dengan terus menambah prestasi. Untuk itu, kami berharap mahasiswa aktif berkegiatan di ormawa maupun komunitas yang ada untuk mengasah dan meningkatkan keterampilan,” papar Suparman, Minggu (5/11/2017).

Ia menambahkan, manfaat dari mengikuti ormawa maupun komunitas akan dirasakan setelah mahasiswa lulus kuliah dan terjun di dunia kerja maupun masyarakat. Tidak semua ilmu dapat dipelajari di kelas, tetapi bisa didapatkan dari berkegiatan di luar kelas.

Pada FKIP Fest 2017, ada beberapa perlombaan, seperti lomba kajian islami, LKTIN dan sendika, duta FKIP, kajian strategi, lomba maskot FKIP, hias tumpeng, dan FKIP got tallent. Selain lomba tersebut, saat pembukaan ada senam sehat bersama dan memainkan permainan tradisional. (ard)

Layanan Konsultasi Agama, Keluarga, dan Falak Pusat Tarjih Muhammadiyah

Pusat Tarjih Muhammadiyah didirikan dalam rangka pengembangan kajian, pengaderan, dan peningkatan pelayanan ketarjihan di lingkungan Muhammadiyah, serta masyarakat pada umumnya. Pusat Tarjih ini terselenggara berkat kerja sama Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MTT PPM).

Salah satu program yang dijalankan adalah layanan konsultasi. Melalui ulama dan psikolog ahli hisab yang ada di MTT PPM, Pusat Tarjih akan menempatkan diri sebagai konsultan, mediator, sekaligus pemberi nasihat. Konsultasi ini terjadwal dalam 3 materi, yakni konsultasi keagamaan dan ketarjihan, konsultasi keluarga, serta konsultasi hisab dan falak. Program bidang layanan konsultasi hisab dan falak ini menyediakan layanan bagi masyarakat yang membutuhkan pelatihan falak dan pengukuran arah kiblat.

Layanan konsultasi dilaksanakan setiap Jumat dan Sabtu pukul 13.00-16.00 bertempat di kantor Pusat Tarjih Muhammadiyah, Komplek Islamic Center UAD Jalan Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Untuk reservasi dapat menghubungi nomor 0815 4288 9399, atau melalui email pusattarjih@uad.ac.id. Informasi kegiatan Pusat Tarjih Muhammadiyah dapat diakses melalui pusattarjih.uad.ac.id.

Tabligh Akbar untuk Menginspirasi Indonesia

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Ahmad Dahlan (BEM FEB UAD) menyelenggarakan tabligh akbar bersama Ustadzah Oki Setiana Dewi dengan tema “Menjadi Pribadi yang Lebih Baik untuk Menginspirasi Indonesia” pada (07\11\2017). Tabligh akbar ini termasuk dalam acara Economic Expo yang dilaksanakan di Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (IC UAD) Jl. Ringroad Selatan, Tamana, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

            “Kita harus menjadi pribadi yang dapat membentengi diri dengan akhlak, tauhid, dan saling mengahargai satu sama lain. Banyak hal yang bisa dilakukan, misal hal paling sederhana seperti berbuat baik kepada orang tua dan lingkungan sekitar, juga menasihati untuk kebaikan. Sebab, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. Itulah beberapa perbuatan yang bisa menginspirasi sehingga dapat menjadikan Indonesia lebih baik,” ucap Oki.

Acara menarik ini tidak hanya dihadiri mahasiswa, tetapi masyarakat juga sangat antusias. Selain ingin bertemu dengan Oki, mereka juga ingin mendengar langsung ceramah perempuan yang biasanya hanya dilihat lewat layar kaca ini.

 “Saya pengin sekali mendengarkan langsung cerama Ustadzah Oki. Acara tabligh akbar yang diselenggarakan oleh BEM FEB ini memberi peluang bagi saya pribadi untuk mendengar ceramah dan ketemu langsung dengannya,” tutur Putra Rizky Amiri, mahasiswa UAD Program Studi Sastra Inggris.

HMPS Matematika Selenggarakan Pelatihan Public Speaking

Himpunan Mahasiswa Program Studi Matematika (HMPS Matematika) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mendatangkan Ferry Anggara dalam pelatihan public speaking pada Ahad, (5/11/2017). Mengangkat tema “Explore Your Mind and Be a Good Speaker”, pelatihan tersebut juga diisi oleh Dr. Suparman, M.Si., DEA., Wakil Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD. Bertempat di kampus 2 unit B Jalan Pramuka, pelatihan yang terbuka untuk umum tersebut diikuti 48 peserta.

Anggi Kurniawan, ketua panitia sekaligus koordinator Divisi Kominfo HMPS Matematika menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakannya acara tersebut adalah untuk memfasilitasi mahasiswa matematika dan umum untuk mendapatkan pelatihan public speaking. Acara yang digelar dalam rangkaian Milad Prodi Matematika ini dipandang sangat penting dan dibutuhkan bagi mahasiswa sebagai salah satu softskill yang harus dimiliki untuk menghadapi dunia kerja.

Mahasiswa Prodi Matematika semester 5 tersebut juga memaparkan bahwa pemilihan Ferry Anggara dan Suparman bukan tanpa alasan. Anggi secara pribadi telah beberapa kali mengikuti pelatihan yang diisi oleh Ferry Anggara, berdasar pengalaman itu ia dapat menyimpulkan bahwa Ferry adalah pelatih public speaking yang baik.

“Pak Ferry ini sering memberikan follow up kepada anak didiknya. Jadi tidak ditinggal begitu saja. Cara penyampaian materi dalam pelatihannya juga baik sehingga memicu peserta menjadi lebih aktif. Kalau Pak Suparman, sebagai dosen kami, kemampuan public speaking-nya sudah tidak diragukan lagi.”

“Saya berharap seluruh peserta pelatihan ini dapat mengikuti acara dengan aktif dan menyerap ilmu yang diberikan oleh pembicara dengan semaksimal mungkin. Sehingga setelah mengikuti pelatihan, keterampilan peserta dalam berbicara di depan umum dapat bertambah menjadi lebih baik,” pungkas Anggi.(dev)

LRA Nasional: Fisika Itu Menyenangkan

Aula kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ramai dipenuhi siswa-siswi SMP/MTs dan SMA/MA pada Ahad (5/11/2017). Siswa-siswi dari seluruh Indonesia tersebut tengah mengkuti Lomba Roket Air (LRA) Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Fisika (Prodi P.Fis) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD. Sebanyak 33 tim SMP/Mts dan 43 tim SMA/MA mengikuti lomba yang digelar sebagai rangkaian acara UAD Quantum 2017. Riski Marianosva selaku ketua panitia menjelaskan bahwa salah satu tujuan digelarnya lomba tersebut adalah untuk meningkatkan kecintaan dan mengurangi ketakutan para siswa terhadap fisika.

“Tujuannya untuk membudayakan dan menusantarakan fisika. Selama ini, pelajaran fisika menjadi pelajaran yang kurang disukai bahkan ditakuti oleh siswa SMA dan SMP sederajat. Nah, dengan lomba ini kami ingin mengajak siswa mempraktikkan teori fisika di kehidupan nyata dan memperlihatkan bahwa fisika juga bisa menyenangkan,” jelasnya.

Tahun 2017 adalah tahun kedua UAD Quantum dilaksanakan, Riski menambahkan bahwa antusiasme peserta meningkat lima puluh persen dari tahun lalu. LRA adalah agenda kedua dalam rangkaian acara UAD Quantum, sebelumnya telah dilaksanakan olimpiade atau festival fisika. Agenda selanjutnya adalah seminar nasional yang akan diselenggarakan pada 27 Januari 2018.

LRA dilaksanakan dengan sistem tiga kali peluncuran. Masing-masing tim berhak meluncurkan roket sebanyak tiga kali. Pemenangnya adalah tim yang berhasil mengumpulkan nilai tertinggi dan roket paling mendekati target sasaran. Pada tingkat SMA/MA sederajat, juara ketiga diraih oleh MA Mualimmat Muhammadiyah Yogyakarta dengan 92 poin. Juara kedua diraih oleh MA N 2 Bantul dengan 95 poin, dan juara pertama diraih oleh SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta dengan 96 poin. Sedangkan pada tingkat SMP/MTs sederajat, juara pertama diraih oleh SMP N 1 Temanggung dengan 87,1 poin. Juara kedua diraih oleh SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang dengan 86,8 poin, dan juara ketiga diraih oleh SMP Muhammadiyah Pakem dengan 83,8 poin.(dev)

Mahasiswa Student Exchange Raih Penghargaan di Kancah Internasional

 

International Day Fiesta merupakan kegiatan rutin tahunan Universitas Malaysia Pahang (UMP). Acara ini dijadikan sebagai momen berkumpulnya seluruh perwakilan dari berbagai negara untuk saling memperkenalkan budaya dari negara masing-masing. Misalnya stan booth yang didesain sesuai dengan kreasi negara, makanan tradisional, pakaian adat, alat musik, dan properti berupa miniatur/ikon setiap negara. Selain itu, ada beberapa event yang diadakan seperti lomba performance, fesyen show, lomba olahraga seperti voli dan badminton.

Kegiatan yang berlangsung di Sport Compex, Gambang, Malaysia ini berlangsung selama tiga hari yakni dimulai dari Senin-Rabu, 27-29 Oktober 2017. Peserta berasal dari Irak, Yordania, Egyp, Nigeria, Arab, Jerman, Somalia, Sudan, dan Bangladesh.

“Perwakilan dari Indonesia menampilkan kombinasi paduan suara, puisi, dan tari saljojo,” ungkap Syukron Anas selaku ketua tim dari Indonesia.

“Indonesia berpartisipasi dalam pameran booth pada 28 Oktober. Pada 29 Oktober, kami ikut fesyen show, performance, dan membuka stan yang salah satu isinya berupa makanan tradisional Indonesia seperti nagasari, lupis, rempeyek, nasi tumpeng, dan ayam ingkung,” imbuhnya.

Stan booth dengan dekorasi peta Indonesia, alat musik tradisional, baju tradisional, batik songkak, dan wonderful Indonesia dari Sabang sampai Merauke membawa kemenangan. Selain itu, kerja keras dan usaha juga merupakan perjuangan dari mahasiswa sehingga Indonesia berhasil meraih kemenangan sebagai Best Performance 1st Runner Up.

Kegiatan yang digawangi oleh Syukron Anas (Teknik Industri UAD) ini beranggotakan Raifa Tryas Shara (Teknik Kimia UAD), Aqidatul M. (Teknik Kimia UAD), Fahmi Irsyad (Teknik Industri UAD) , Denni Desriansyah (Teknik Elektro UAD), Bobi Larombia (Teknik Elektro UAD), Evan Hariansyah (Teknik Industri UAD), Iqbal Hawari M. (Teknik Industri UAD), Erni Rahma (Teknik Kimia UAD), Aji Ridho P. (Teknik Kimia UAD), Rian Handika (Teknik Kimia UAD), Adityo Nurcahyo (Teknik Kimia Unnes), dan Fatma Nur Nabilah (Teknik Industri UTY). Mereka mempunyai job desk yang berbeda, sesuai dengan bakat yang dimiliki.

“Perjuangan untuk mendapatkan tropi merupakan hal yang sangat luar biasa. Proses latihan sebenarnya terbilang mudah, hanya saja mengkoordinir teman-teman justru menjadi salah satu kendala. Selain itu, banyak perubahan ganti gaya di H-2. Tapi tidak masalah, dari situlah kami mulai fokus latihan meskipun mengulur waktu sampai pukul 02.00-03.00 untuk persiapan yang sangat banyak. Kampus Teknik Elektro dan Teknik Industri berbeda dengan kampus pusat sehingga harus ditempuh dengan jarak 1-1,5 jam perjalanan naik bus. Jadi, kami harus bolak balik dari kampus satu ke lokasi yang lainnya, dan itu merupakan kendala yang terbilang besar juga. Tetapi untuk selanjutnya, semua sudah terorganisir baik untuk penanggung jawab dari setiap sie atau yang lainnya,” ungkap Fahmi selaku sie belanja.

Fahmi juga menuturkan, “Untuk adik tingkat yang ingin melakukan student exchange ke luar negeri di mana pun negaranya, tetap bawa nama baik negara, universitas, orang tua, dan nama baik kita sendiri. Ingat pesan I.R Soekarno, ‘Berikan aku 1000 orang tua niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia’. Dan, jangan lupa tetap jaga ibadah dan berdoa kepada Tuhan. Jangan bangga karena kita punya Indonesia yang besar negara dan besar rakyatnya. Kita harus buat Indonesia bangga dengan usaha kita sehingga kita menjadi lebih semangat dalam menuntut ilmu di negeri orang.” (sch).

Temu Dosen UAD dan Redaktur Opini

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara temu dosen dengan redaktur opini media massa dari Kedaulatan Rakyat (KR), Suara Merdeka, dan Republika, Rabu (1/11/2017). Kegiatan yang berlangsung di ruang sidang utama kampus 1 UAD, Jln. Kapas 9, Semaki, Yogyakarta ini menghadirkan redaktur senior yang menggawangi rubrik opini.

Mereka adalah Dra. Fadmi Sustiwi redaktur opini KR, A. Zaini Bisri, S.E.,M.Si., dari Suara Merdeka, dan Subroto dari Republika. Ketiga redaktur ini menyampaikan kiat-kiat dan hal-hal penting terkait tulisan dosen yang akan dikirimkan ke media massa.

Imam Azhari, S.Si.,M.Cs., Kepala Kantor UAD pada sambutannya menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan kerja sama UAD dengan beberapa media massa. Selain itu, ia menginginkan dosen UAD aktif menulis.

“Kegiatan ini  menjadi ujung kegiatan kehumasan yang lebih substansil. Kami mengharapkan Bapak Ibu Dosen lebih aktif menulis di media massa. Dengan demikian, akan ada banyak produk tulisan yang dipublikasikan.”

Semantara Kepala Bidang Humas dan Protokoler UAD, Dr. Hadi Suyono, S.Psi.,M.Si., mengharapkan, setelah berlangsungnya acara ini dosen UAD lebih termotivasi untuk menulis. Ia juga mengimbau, setiap tulisan yang telah dimuat untuk didokumentasikan. Sebab dari tulisan-tulisan tersebut jika dikumpulkan bisa menjadi sebuah buku.

“Saya memiliki buku yang di dalamnya memuat tulisan-tulisan yang dimuat di media massa. Jadi, sebagai akademisi maupun praktisi di bidang pendidikan, kami berharap Bapak Ibu Dosen lebih produktif menulis,” tukasnya. (ard)